Selasa, 08 Juni 2010

everything belongs to God

Seorang teman berkata kepadaku "hanya menulis bisa membuat hati kita lega"

Aku mencoba untuk mengikuti saran seorang teman kepadaku. Menulis.
Mungkin secara sederhana akan akan menguntaikan sedikit apa yang aku rasakan atau aku pikirkan akhir-akhir ini.

Sempat tempo hari aku berkunjung ke toko buku gramedia,solo. Membaca sebenarnya bukan hobiku, tetapi tidak ada salahnya jika aku mencoba mengenal beberapa buku yang menurutku bisa menarik minat bacaku saat ini karena aku akan terjun ke dunia yang menuntutku untuk trs membaca (nantinya) tentunya membuatku memaksakan diri (untuk saat ini) selalu membaca. Buku yang menjadi fokusku dalam mengisi liburanku saat ini adalah buku kesehatan ataulah buku islam.
Buku kesehatan untuk menunjang studyku kelak, sedikit mengenal istilah penyakit hingga obat-obatan (yang saat ini sama sekali aku tidak mengerti apa guna dan manfaatnya) menjadi menu bacaan ku di waktu senggang.
Buku yang kedua adalah tentang buku islam, menurutku kehidupan dunia dan akhirat itu haruslah berjalan secara seimbang, walaupun aku menyadari bahwa sebagai manusia, untuk mempertahankan keimanan hingga kesempatan hidup pun berakhir sangat lah sulit, "Imannu Yazidu Wayankusu" keimanan itu naik turun, bila kita tidak berusaha untuk selalu menjaganya, mengingat asma Allah dalam keadaan apapun, mungkin saja kita terlalu terbuai dengan kehidupan duniawi, oleh karena itu membaca buku/novel islam bisa menambah pengetahuanku.Selain itu, memang kita tetap harus mengkaji Quran Hadist agar kefahaman mengenai islam bertambah.

Waktu itu, langkah kakiku menuju ke arah rak buku islam, banyak buku islam yang aku jumpai, dari pengetahuan islam mengenai istri yang sholehah, hadist bukhori, buku yang menjelaskan bagaiamana gambaran seorang wanita pada surat an nisa, sampai tumpuka quran-quran terjemahan pun aku lihat di sana. Tapi dari banyaknya buku islam di sana, aku paling tertarik pada bahasan mengenai remaja muslimah. Aku lupa apa judul buku itu, tapi yang aku ingat, pada cover belakang buku itu menjelaskan tentang cinta. Si penulis memberikan pertanyaan yang janggal aneh pada cover belakang buku itu " mengapa kata jatuh harus berada di dekat kata cinta? bukankah bila kita jatuh itu sakit? dan mengapa kata mati itu juga selalu berada beriringan dengan kata cinta? (cinta mati) bukankah mati itu menyedihkan?"
hmm. sekilas aku membaca cover belakang buku itu, tapi buru2 ayah dan bundaku memanggilku dan mengajakku segera pulang, karena waktu sudah menunjukan hampir jam 9, dan tentunya toko buku hendak mematikan semua lampunya.

Hingga detik ini pun kata kata di cover belakang buku itu masih terngiang ngiang di kepalaku. cinta?? apa itu cinta?? sempat dulu waktu aku kelas 3 sma aku melontarkan pertanyaan ini kepada teman dekatku, alhasil, mereka menertawakanku, pertanyaan bodoh macam apa yang baru saja aku lontarkan, bahkan mereka bilang padaku, naif ! (walaupun sampai sekarang aku tidak tahu apa sebenanya arti kata naif itu) adu pendapat mengenai definisi "cinta" itu pun menjadi perdebatan yang membuat teman-temanku memasang muka sebal padaku, bagaimana tidak, aku ngotot agar mereka menjelaskan padaku, tetapi mereka bilang "CINTA ITU TIDAK BISA DIDEFINISIKAN". Sejenak aku diam, dan berusaha mencerna sendiri apa maksud perkata mereka itu.

Pikirku saat itu, mungkin suatu saat pertanyaanku pasti terjawab, tanpa aku harus membuat teman dekatku meradang. Dan segera aku mengganti topik pembicaraan kita.

Memang, sekarang aku masih anak bawang yang berumur belasan tahun dan tidak pantas berbicara mengenai "cinta", belajar tetaplah menjadi prioritasku tentunya, tetapi tidak ada salahnya bila aku ingin belajar sedikit mengerti tentang "cinta"
Sejauh apa yang aku amati sekarang, "ketika kita kehilngan seseorg, baru kita bisa menyadari seberapa besar cinta kita!"

Hanya sedikit saran bagi teman-teman yang membaca blog ku ini, sebaiknya syukuri apa yang kita miliki sekarang. Jangan menyianyiakan apapun dan siapapun, karena mereka adalah kunci kita dapat tersenyum untuk saat ini, dan untuk masa yang akan datang.
Tetapi apabila kita haruskah merasakan kehilangan, hahaha... bodoh bila kita bersedih, apa yang perlu hilang, jika memang kita tidak pernah punya apapun, mereka adalah titipanNya. IKHLASKAN! everything belongs to God !
:)

1 komentar: